Bookmark and Share

25 Juni 2012

The Power of Words - Change Your Words, Change Your World

  • Share
  • [i]
Seorang pengemis buta duduk diantara anak tangga di sebuah bangunan dengan kaleng di kakinya. Dia memegang sebuah papan yang bertuliskan : "Aku buta, tolong aku." 

Saat itu hanya ada beberapa koin saja di dalam kalengnya. Kemudian seorang wanita melintas di depannya. Wanita itu kemudian mengambil papan tersebut, membalikkan papan itu dan menulis sesuatu disana, lalu memberikannya kembali dan berjalan meninggalkan pengemis buta tersebut.
Sesaat kemudian begitu banyak orang yang memberikan uang kepada pengemis yang buta itu dan segera kaleng itu terisi semakin penuh.

Pada sore harinya wanita yang mengganti tulisan di papan tadi, melintas kembali untuk melihat perubahan apa yang terjadi.
Pengemis buta itu mengenali suara langkah kakinya dan bertanya, "Apakah kamu yang mengganti tulisan pada papanku pagi hari ini? Apa yang kamu tulis?"
Wanita tersebut menjawab, "Aku menulis apa yang kamu tulis, hanya saja dengan cara yang berbeda. 
Aku menulis : Hari ini adalah hari yang indah, hanya saja aku tidak bisa melihatnya." 

Kedua kalimat tersebut memberi arti yang sama bahwa pengemis itu tidak bisa melihat karena ia buta. 
  • Kalimat 1 memberitahukan secara langsung bahwa pengemis tersebut buta. 
  • Sedangkan kalimat 2 memberitahukan bahwa pengemis itu mensyukuri hari ini walau ia tidak bisa melihat indahnya, dan mereka sungguh beruntung bahwa mereka tidak buta.


 
Yang bisa kita petik dari cerita ini adalah :
  • Berpikir dengan cara yang positif. 
  • Ketika hidup memberi kamu 100 alasan untuk menangis, tunjukkanlah bahwa hidup juga memberi kamu 1.000 alasan untuk tersenyum. 
  • Bersyukurlah atas apa yang kamu miliki.


1 comments:

Jefry mengatakan...

bener juga lagian Allah SWT suka pada orang2 yang pandai bersyukur
nice share dan sukses selalu buat anda

Bookmark and Share