05 Oktober 2013

Catatan Reparasi Komputer

  • Share
  • [i]


Tulisan ini sekedar catatan pengalaman kami dalam memperbaiki komputer.
Tools yang biasa kami pergunakan adalah:

Hardware:
  • PSU Tester
  • PSU
  • CD/DVD RW
  • Converter USB TO SATA / IDE
  • Macam-Macam Ram (DDR1, DDR2, DDR3)
  • Macam-Macam Graphic Card (AGP, PCI Express)
  • Soundcard PCI& USB
  • LAN card PCI & USB
  • Kabel Sata
  • USB 2.0 to PS/2 Adapter
  • Obeng + -
  • Pasta processor
  • Kuas
  • WD40
Software:
  • Hiren CD
  • Linux LiveCD
  • OS (WinXP, Win 7, Win 8)
  • Driver Pack
  • Anti Virus
  • HDD Tune
  • cCleaner
  • K-lite codec
  • Software Aplikasi & Games

Langkah-langkah Perbaikan secara umum:
  • Bersihkan dengan kuas seluruh debu yang menempel di dalam casing, terutama pada bagian power supply, heatsink prosesor, Ram dsb.
  • Chek Power Supply dengan PSU Tester
  • Coba booting dengan Hiren CD atau CD linux live CD, jika normal kemungkinan masalah ada pada installan OS-nya, jika booting dengan hiren CD atau Linux tidak berhasil, kemungkinan ada hardware yang bermasalah.
  • Chek Apakah Kipas Processor berputar dengan baik? jika tidak coba semprot dengan WD40 kemudian coba lagi.
  • Reset Bios (dengan jumper bios atau melepas batere bios beberapa saat)
  • Lepas semua RAM, HDD, Graphic card, soundcard, CDROM kemudian hidupkan komputer, jika ok lanjutkan dengan mematikan PC, dan kemudian pasang satu persatu part hingga ditemukan sumber kerusakan.
  • Coba oplos RAM, Graphic Card, Soundcard atau lancard dengan stok punya kita yang udah pasti bagus, sehingga bisa ketahuan jika ternyata ada part yang bermasalah bisa langsung diganti.
Nb: HDD error sering bikin proses loading bios lama banget & proses Instal OS gagal (solusi chek/perbaiki dengan HDD regenerator)

Langkah-langkah Install Ulang:
  • Backup data my document user ke partisi yang lain atau flshdisk/hdd external
  • Instal Ulang OS 
Bikin minimal 2 partisi, pisahkan antara system Operasi dengan data, sehingga suatu saat jika ingin install ulang maka data tidak hilang
  • Setting Computer name & matikan autorun
  • Pindahkan lokasi default my document ke partisi data
  • Install Driver Mainboard (VGA, Soundcard, Lancard)
  • Install Antivirus
  • InstallSoftware Aplikasi (Office, Grafis, Multimedia, K-lite codec)
  • Install Games
  • Kembalikan data lama yang telah dibackup ke partisi data
  • Langkah terakhir.... BURN test 
Biasanya sebelum diserahkan ke user, komputer kami coba/test secara extrem.Yaitu dengan cara menjalankan beberapa aplikasi sekaligus selama minimal 10 jam , biasanya kami mainkan file film dengan beberapa player sekaligus, dan diulang-ulang dengan cara memasukkan ke playlist, sehingga jika ada masalah akan segera ketahuan sebelum sampai ke tangan klien.

Note:
Notebook dengan BIOS InsydeH20 Rev 3.5 sudah mempunyai fitur : HDD & Memory tester (contoh Compaq Presario CQ40)

-------------------------------------

Mati Total

  • Periksa power supply, dalam keadaan kabel power di lepas dari power supply, lepaskan socket kabel ATX1 yang terpasang pada Mainboard. Setelah terlepas, pasangkan kembali kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam, periksa apakah kipas di power supply berputar? Kalau berputar berarti power supply bagus. Lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel ATX1 ke motherboard.
  • Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free, biasanya kalau motherboard baru, posisi jumper CMOS ada pada posisi Clear.- Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih atau tidak, over heat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Untuk part IC CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.
  • Periksa juga apakah switch on nya berfungsi.
  • Bongkar Motherboard tersebut secara hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih anda keringkan.
  • Ganti IC regulator yang terletak disekitar soket Power ATX di motherboard.
  • Ganti Elko yang kapasitasnya 1000 s/d 3300 uf / 10 Volt yang terletak disekitar soket power Atx di motherboard. 
  • Hati-hati untuk bongkar pasang komponen pastikan kabel power jangan tersambung ke listrik.


Nyala Tapi Tidak Tampil

  • Coba anda perhatikan dan dengarkan apakah ada bunyi atau suara bip. Kalau ada, kerusakan biasanya ada di processor, memory dan VGA.
  • Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin? Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak.
  • Periksa memory, biasanya kalau memory rusak terdengar suara bip pada speaker sebanyak 3 kali. Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC nya yang rusak.
  • Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut.
  • Kalau masih tidak tampil coba anda periksa jangan-jangan monitornya yang tidak nyala, untuk memastikannya yang rusak monitor atau CPU, coba anda tekan tuts Numlock pada keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Kalau nyala berarti kerusakan pada CPU.
  • Yang menjadi standar saya kalau memperbaiki Komputer, saya selalu membersihkannya dari debu, apakah itu motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Tapi anda harus hati-hati dalam pengerjaannya dan jangan terburu-buru.


Hang Dan Sering Mati / Merestart (Reset) Sendiri

  • Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja.
  • Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Saya biasa memakai Norton Anti virus. Anda harus sering meng-update antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya.
  • Pada saat hang dan ada pesan blue screen seperti “eror vxd at address…”, biasanya ada masalah di memory. Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas.
  • Coba anda install ulang Windows.
  • Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.


CMOS Checksum Failure (Baterai Low)
Gejala kerusakan dan solusinya :

  • Muncul pesan CMOS failure (Kerusakan pada baterai CMOS, ganti baterai tersebut)
  • Seting tanggal, time dan konfigurasi lain di BIOS berubah (Setelah baterai diganti, lakukan setting ulang pada BIOS).


0 comments: